-representasi dari kondisi kejiwaan terkini diri saya
Kembali menulis,
sebelumnya menulis akan racauan semacam diatas, menggunakan implisitas dari sebuah modus curahan dan cercaan hati. orang melabelinya dengan kata galau yang sekarang udah basi. berbeda dengan sekarang, ada orang bilang menulis itu kebutuhan, ada juga yang bilang menulis itu menghaluskan rasa, juga menulis itu memerdekakan pikiran. namun hal ini bukanlah alasan yang tepat.
mungkin tulisanku disini hanyalah merupakan sebuah bentuk respon dari sistem pemikiran berdasarkan input data yang diterima indera secara realtime (bahasa anak teknik pisan). meninggalkan arsip untuk setiap detik, setiap aksi, emosi
*salam kenal kawan baru, selamat datang kawan lama
saya Ahmad Husain,
seorang Mahasiswa
No comments:
Post a Comment